+62 717 425 8000
 
 
 
Eksplorasi

PT TIMAH sebagai sebuah perusahaan tambang  yang utamanya di Pertambangan timah, secara terus menerus melakukan kegiatan eksplorasi timah baik di darat maupun dilaut. Luas seluruh IUP yang dimiliki oleh PT TIMAH di darat 331,580 hektar, sedangkan luas IUP dilaut 184,400 hektar. Kegiatan eksplorasi lebih dari 50 tahun, saat ini maih dapat melakukan pengembangan kegiatan ekplorasi untuk memperbesar jumlah sumber daya yang dimiliki. 

Secara umum kegiatan eksplorasi meliputi beberapa kegiatan berikut yaitu:

  • Indentifikasi Daerah Potensial; untuk mendapatkan informasi geologi regional
  • Penyelidikan Umum: untuk mengetahui sumber daya “inferred”
  • Pemboran Prospeksi: untuk mengetahui sumber daya “indicated”
  • Pemboran Produksi: untuk mengetahui sumber daya “measured”

Selanjutnya sumber daya terukur (measured) yang diperolih di serahkan ke satuan kerja perencanaan penambangan, untuk dibuat studi kelayakan.

I . Konsep Dasar Eksplorasi

“EKSPLORASI” bahan tambang merupakan penjelajahan untuk menemukan sesuatu yang telah ada namun belum pernah diketahui keberadaannya (DISCOVER), eksplorasi bukanlah FIND (menemukan barang hilang) dan bukan pula INVENTION (membuat sesuatu yang baru). Dengan demikian kegiatan eksplorasi diminimalisir dari batasan syarat-syarat ekonomi, tetapi tetap berdasarkan konsep-konsep geologi yang baik.

Bagi perusahaan tambang, “EKSPLORASI” seharusnya merupakan komitmen jangka panjang dengan perencanaan yang matang untuk mencapai visi perusahaan, terutama jaminan kepemilikan cadangan dan penentu arah masa depan (Riddler, 1989). Oleh karena itu eksplorasi harus merupakan komitmen jangka panjang bagi perusahaan pertambangan, yang tentunnya membutuhkan perencanaan yang matang.

PT TIMAH sebagai perusahaan pertambangan memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan kegiatan eksplorasi, guna terus menemukan sumber daya baru untuk pengembangan perusahaan. Hasil kegiatan eksplorasi diharapkan akan menjadi factor penting dalam menentukan arah kebijakan perusahaan.

II . Konsep Geologi Endapan Timah

PT TIMAH yang memiliki “core bussines” di bidang pertambangan timah telah menerapkan konsep-konsep geologi yang dapat digunakan dalam melakukan kegiatan eksplorasi timah.

Endapan timah secara umum terdiri dari dua macam, yaitu endapan timah primer dan endapan timah tempatan (placer). Endapan timah primer merupakan endapan bijih timah yang masih berada pada batuan pembawa timah atau batuan tempat bijih timah terbentuk. Batuan pembawa timah yang ada di Indonesia adalah batuan granit yang berumur Trias, dengan penyebaran membentang dari China, Thailand, Malaysia, Kepulau Bangka Belitung hingga bagian barat Kalimantan. Jalur ini sering disebut dengan sabuk timah asia (tin belt zone). Sedangkan endapan timah placer adalah jenis endapan timah yang sudah bergeser dari batuan sumbernya dan terendapakan di tempat yang baru akibat proses perlapukan, transportasai dan pengendapan kembali.

A . Proses terbentuknya endapan timah primer

Endapan timah primer terbentuk sebagai bagian dari proses magmatisme pembentukan batuan beku granit yang merupakan batuan bersifat asam. Pada saat-saat akhir pembentukan batuan, yaitu pada suhu sekitar 800o sd 400 o celcius, kondisi magma banyak mengandung gas sebagai larutan sisa, yang diantarannya adalah senyawa SnF4. Senyawa tersebut  kemudian bereaksi dengan air (H2O) membentuk mineral SnO2 (Casiterite) dan HF. Mineral casiterite inilah sebagai mineral pembawa endapan timah di Indonesia.

Sebagai larutan sisa yang banyak mengandung gas maka mudah bergerak mengisi rongga dan celah batuan yang ad adi atasnya. Dengan demikian endapan timah primer terjebak di bagian atas tubuh batuan granit, di celah-celah retakan dan rongga batuan yang berada di atasnya.

Sebagian besar endapan timah primer di Bangka dan Belitung sebagian besarnya saat ini diketemukan pada batuan yang sudah lapuk, sehingga mudah dikakukan kegiatan pemanbangan (penggalian).

B . Proses terbentuknya endapan timah pacer

Endapan timah placer sering disebut juga sebagai endapan timah alluvial, karena sebagian besarnya berupa endapan sedimen yang terbentuk di daratan (alluvial). Meskipun saat ini keberadaannya banyak di laut, namun pada saat terendapkan kondisinya masih berupa daratan.

Factor-faktor yang mengontrol terbentuknya endapan timah placer adalah: keberadaan bantuan sumber pembawa timah (granit tipe S), terjadinya proses perlapukan, erosi, transportasi dan sedimentasi, serta adanya cekungan atau lembah yang menjadi tempat terendapkannya material hasil perlapukan.

Tipologi endapan timah placer terdiri dari endapan elluvial, coluvial, endapan kipas, endapan sungai, endapan rawa dan endapan pantai. Sebagian besar endapan timah yang ditemukan di kepulauan timah endonesia adalah endapan sungai (alluvial).

II . Kegiatan eksplorasi timah

Saat ini, selain kegiatan survey geologi, saat ini PT TIMAH mengoperasikan beberapa peralat geofisika, peralatan bor Bangka, peralatan bor mekanik dan beberapa kapal bor sebagai pendukung kegiatan eksplorasi. Peralatan geofisika yang dimiliki yaitu seismic, magnetic dan geolistrik, peralatan bor mekanik da beberapa unit untuk melakukan pemboran coring di darat dan beberapa kapal bor digunakan untuk melakukan kegiatan pemboran di laut.

Konsep kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh PT TIMAH untuk mencari endapan timah pimer adalah menggunakan pendekatan struktur geologi, petrologi dan geokimia. Sedangkan konsep dalam melakukan kegiatan eksplorasi adalah dengan pendekatan penelusuran batuan sumber (mather rock hunting), peneluasuran lembah (valley hunting) dan penelusuran keberadaan gravel (gravel pact hunting). Konsep ini telah dilakukan selama bertahun-tahun dan masih cukup baik untuk digunakan hingga saat ini. Pemanfaatan konsep-konsep lain seperti penelusiran lingkungan pengendapan (facies), sekuensial mineralisasi dan sekuensial stratigrafi juga digunakan sebagai tambahan dan pengembangan.

Setiap tahunnya PT TIMAH mengalokasikan lebih dari rp Rp 150 milyar untuk membiayai kegiatan eksplorasi. Saat ini kegiatan operasi eksplorasi terus ditingkatkan untuk mengejar potensi endapan timah primer dan alluvial dalam. Selai intu PT TIMAH juga gencar melakukan kegiatan eksplorasi untuk mengejar keberadaan mineral ikutan dan logam tanah jarang (rare earht elements).

Contact Open

KONTAK

 

Untuk informasi lebih detil mengenai PT TIMAH, silakan menghubungi.


Kantor Pusat

Jl. Jenderal Sudirman 51
Pangkal Pinang 33121,
Bangka, Indonesia

Tel. +62 717 425 8000
Fax. +62 717 425 8080

Pemasaran
     retno@pttimah.co.id
Hubungan Investor
     edisan@pttimah.co.id

corsec@pttimah.co.id
Twitter @official_TIMAH



MAP

Kantor Perwakilan Jakarta

Jl. Medan Merdeka Timur 15
Jakarta Pusat
Jakarta, Indonesia

Tel. +62 21 2352 8000
Fax. +62 21 2352 8080



MAP



Inquiry Form

Subjek *
Nama *
Email *
Kota *
Telepon / HP *
Alamat *
Pesan *
Captcha *
Reload Image


Market Open

MARKET UPDATE

 
Status Value
Date Monday, January 16 2017
Open 1.135
High 1.150
Low 1.135
Close 1.135
Volume 8.605.100
Value 1.135
Sumber: Yahoo! Finance
 
SINERGI DAN INTEGRITAS
Jumlah saham yang terbit dan beredar 7.447.753.454