+62 717 425 8000
 
 
 
Berita
17 Januari 2011
Mencermati Saham Emiten Logam
Harga tiga komoditas logam, timah, nikel dan emas, berada dalam tren menguat di awal tahun ini. Pemicunya antara lain adanya spekulasi pasar tentang pemulihan ekonomi dunia.

Harga nikel untuk pengiriman Maret 2011 di London Metal Exchange (LME) bertengger di posisi US$ 25.880 per metrik ton. Ini adalah harga tertinggi nikel dalam sembilan bulan terakhir. Demikian pula dengan harga timah. Harga jual rata-rata timah selama tiga bulan terakhir di LME US$ 25.769,02 per metrik ton. Harga rata-rata ini lebih tinggi 26,27% daripada harga rata-rata sepanjang 2010 senilai US$20.407,89 per metrik ton. Sedang harga emas di Divisi Comex bursa New York (Nymex) masih bertahan di level tinggi, yakni US$ 1.360,50 per ons troi. Nico Omer Jonckheere, analis Valbury Asia, memperkirakan, laju harga komoditas logam akan tertahan di pertengahan tahun ini. Alasan Nico, penyebab kenaikan harga logam saat ini adalah spekulasi bukan faktor fundamental. Untuk nikel, misalnya, Nico melihat harga komoditas ini tidak akan terlalu bagus lantaran stoknya di LME masih cukup tinggi. Apalagi, produksi nikel global sepanjang tahun ini diperkirakanakan tumbuh setinggi 11% dibandingkan posisi tahun lalu. Sedangkan permintaan nikel di 2011 ia prediksi hanya meningkat 5%-6% dari tahun lalu. 

Analis Mandiri Sekuritas Herman Koeswanto berpendapat, perkiraan tersebut hanya berlaku apabila semua pertambangan beroperasi secara penuh. Padahal, tidak semua tambang bisa beroperasi penuh. "Saya memprediksi full operasi dengan utilisasi hanya 60%-70%," ungkap dia. Herman memproyeksikan harga jual rata-rata nikel akan tetap stabil di kisaran US$ 23.240 per metrik ton. Angka ini tumbuh 6,45% dari harga jual rata-rata nikel di 2010 yang senilai US$ 21.832 per metrik ton.

Kurang menarik

Menipisnya pergerakan harga logam di pasar internasional ternyata seirama dengan harga saham emiten logam di Bursa Efek Indonesia. Harga saham PT International Nickel Tbk (INCO), misalnya, di awal tahun ini hanya bergerak direntang Rp 4.500-Rp 5.000 per saham. Harga PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga bolak balik di kisaran Rp 2.250-Rp 2.525 per saham. Demikian pula dengan harga PT Timah Tbk (TINS) di level Rp 2.575-Rp 2.900 per saham. Ketiga saham ini hanya bergerak plus minus di kisaran 10%-15%. Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia, menilai, pergerakan harga saham logam tidak menarik jika dibandingkan dengan saham komoditas lain. "Misalnya saham sektor batubara yang pergerakan harganya bisa mencapai 25% hingga 30%," ungkap dia. Para analis juga mengingatkan, investor perlu membedah isi perut emiten logam sebelum memutuskan untuk mengoleksi sahamnya. Untuk TINS, misalnya, kinerjanya berpeluang terdongkrak oleh proyeksi kenaikan harga timah. Pasalnya, produksi timah global tahun ini terancam menyusut. Indikasinya, Kongo menutup pertambangan timah mereka dan China sedang melakukan perbaikan alias overhaul di fasilitas pertambangannya. Manajemen TINS juga mematok target konservatif untuk produksi timah sepanjang tahun ini. Seperti dikutip Bloomberg, TINS memproyeksikan produksi timah 2011 sebanyak 37.000 ton hingga 40.000 ton. Produksi ini terus menurun selama empat tahun berturut-turut. TINS diprediksi akan kesulitan berproduksi jika cuaca tidak menentu. Ini lantaran TINS fokus menambang timah di lepas pantai. Sejatinya, penambangan timah lebih banyak berkosentrasi di darat. Menurut Herman, konsekuensi penambangan di lepas pantai adalah beban fixed cost. Ketika terjadi hujan dan produksi tidak tercapai, fixed cost akan membengkak.


Untuk investasi jangka panjang, saham logam masih bisa dikoleksi. Tapi, investor yang ingin trading sebaiknya menjauhi saham logam dan memilih saham batubara.   

Sumber :kontan.co.id
     

Contact Open

KONTAK

 

Untuk informasi lebih detil mengenai PT TIMAH, silakan menghubungi.


Kantor Pusat

Jl. Jenderal Sudirman 51
Pangkal Pinang 33121,
Bangka, Indonesia

Tel. +62 717 425 8000
Fax. +62 717 425 8080

Pemasaran
     retno@pttimah.co.id
Hubungan Investor
     edisan@pttimah.co.id

corsec@pttimah.co.id
Twitter @official_TIMAH



MAP

Kantor Perwakilan Jakarta

Jl. Medan Merdeka Timur 15
Jakarta Pusat
Jakarta, Indonesia

Tel. +62 21 2352 8000
Fax. +62 21 2352 8080



MAP



Inquiry Form

Subjek *
Nama *
Email *
Kota *
Telepon / HP *
Alamat *
Pesan *
Captcha *
Reload Image


Market Open

MARKET UPDATE

 
Status Value
Date Thursday, January 01 1970
Open
High
Low
Close
Volume
Value
Sumber: Yahoo! Finance
 
SINERGI DAN INTEGRITAS
Jumlah saham yang terbit dan beredar 7.447.753.454