OUR BEST PARTNER EVER

Their contribution for our progress

Program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri, melalui pemanfaatan dana bergulir dari Perseroan.

selanjutnya
PT. TIMAH ( PERSERO ) TBK  OUR BEST PARTNER EVER Klik untuk menelusuri

Berita

Tingkat Pengembalian Dana Kemitraan PT Timah Capai 77%

PT Timah (Persero) Tbk menyatakan tingkat pengembalian pinjaman mitra binaan program kemitraan CSR PT Timah (Persero) Tbk pada tahun 2009 tergolong bagus, yaitu sebesar 77% dari total pinjaman. Pinjaman tersebut diberikan kepada sekitar 933 pelaku usaha kecil menengah yang berada di berbagai daerah operasi produksi.

Menurut Kepala Humas PT Timah Wirtsa Firdaus, bunga pinjaman yang dibebankan kepada mitra binaan relatif rendah yaitu, 6 persen per tahun dengan jangka waktu pengembalian selama 2 tahun ditambah dengan tenggang waktu pembayaran angsuran atau grace periode selama 2 bulan.

"Program kemitraan merupakan program yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. Melalui program ini kami berharap dapat memberikan dukungan bagi pengusaha kecil yang memiliki lokasi usaha di sekitar daerah operasional perusahaan," ujar Wirtsa dalam pers rilis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (16/9/2010) malam.

Ia juga menjelaskan bahwa usaha kecil yang menjadi target pelaksanaan program kemitraan adalah kegiatan usaha milik perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum atau badan usaha yang berbadan hukum termasuk koperasi dan telah melakukan kegiatan usaha minimal 1 tahun serta belum memenuhi persyaratan perbankan.

"Dalam menyalurkan pinjaman, kami semaksimal mungkin memberikan kemudahan. Dengan jaminan sertifikat rumah, tanah dan BPKB kendaraan kami berharap para pelaku usaha dapat mengajukan proposal pinjaman berdasarkan kemampuan mereka masing-masing," katanya.

Untuk mitra binaan yang terlambat membayar angsuran pinjaman, Wirtsa menegaskan, tim CSR program kemitraan PT Timah memiliki beberapa solusi dalam mengatasi hal tersebut. Diantaranya adalah, pertama mendatangi mitra binaan untuk menanyakan perihal keterlambatan mereka membayar angsuran. Kedua, jika mitra binaan tersebut belum juga membayar angsuran pinjaman maka pihak CSR akan memberikan surat teguran. Ketiga, pihak CSR PT Timah akan menahan jaminan yang diberikan sampai mitra binaan yang bersangkutan melunasi pinjaman yang diberikan.

"Sebelum memberikan teguran, terlebih dahulu memberikan keringanan waktu selama 3 bulan kepada mitra binaan untuk membayar angsuran pinjaman mereka. Setelah itu, dilakukan pembinaan kepada mitra binaan yang kesulitan dalam usahanya. Intinya pinjaman modal kerja ini kami berikan dengan berbagai kemudahan dengan harapan para pelaku usaha mikro dapat memanfaatkan pinjaman tersebut dengan sebaik-baiknya bagi kemajuan usaha mereka," tegas Wirtsa.(*)

Sumber : tribunnews.com , 16 September 2010    
Kembali